Kamis, 13 Desember 2012

KIMIA INDUSTRI

Pengenalan tentang “Kimia-Industri” diawali dengan pembahasan berdasarkan asal katanya, yang dimulai dari kata “Industri” dan dilanjutkan dengan kata “Kimia”. Kata Industri merupakan suatu proses yang mengubah bahan-baku menjadi produk yang berguna atau mempunyai nilai-tambah, serta produk tersebut dapat digunakan secara langsung oleh konsumen sebagai pengguna akhir dan produk tersebut disebut dengan “produk-akhir”, selain itu produk dari industri tersebut dapat juga digunakan sebagai bahan baku oleh industri lain, yang disebut juga sebagai “produk-antara”. Kata produk dalam Kimia Industri tentunya melibatkan Industri yang menghasilkan zat kimia. Sedangkan bahan baku yang diproses dalam industri tersebut dapat diperoleh melalui proses penambangan, petrokimia, pertanian atau sumber-sumber lain. Hubungan antara bahan-baku dengan produk baik produk-akhir maupun produk-antara dapat dilihat pada gambar 1.1, dimana produk yangdihasilkan dari industri merupakan produk yang diperlukan oleh manusia dalam hal ini produk tersebut mempunyai nilai tambah.
Karena luasnya yang harus ditangani dalam bidang Kimia Industri, kemudian beberapa guru besar dibidang Teknik Kimia dari Massachusetts Institute of Technology yang bekerja dibidang Industri pada tahun 1910 mengelompokan bidang ini menjadi dua bagian besar, yaitu “Satuan-Proses” (Unit Process) dan “Satuan-Operasi” (Unit Operation), (Shreve, 1967). Permasalahan yang berhubungan dengan perubahan-perubahan yang bersifat fisika dalam Industri Kimia dikatagorikan dalam “Satuan-Operasi”, sedangkan perubahan yang bersifat kimia dimasukkan dalam kelompok “Satuan-Proses”.

Senin, 10 Desember 2012

Immunopresipitasi Enzim Karbomil Fosfat Sintetase Salmonella Typhi

      Salmonella Thypi merupakan bakteri patogen yang menyebabkan demam tifoid atau typus pada manusia.

Cara menanggulangi penyakit ini :
1. Mekanisme patogenesis pada tingkat gen
2. Mekanisme patogenesis pada tingkat molekulnya

Hal yang mempengaruhi :
Gen kelompok mekalanos diduga berperan dalam mekanisme patogenesis salmonella thypirium. Hal ini dibuktikan dengan menurunnya sifat patogen bakteri salmonella bila gen dimutasi. Gen ini adalah gen yang mengkode enzim karbonil fosfat sintetase Cpnase enzim ini berperan dalam biosintesis pirimidin. Selain itu hal lain yang mendukung bahwa gen ini berperan adalah bila pirimidin dimutasi sifat salmonella thypirium menurun.

Cara untuk meneliti :
Pendekatan tingkat molekul Dengan teknik immunologi (interaksi antigen dan antibody). Pendekatan ini memerlukan antibodi yang spesifik untuk protein dan yang digunakan adalah antibody anti protein Cara typhi yang merupakan antibody poliklenal.

Tujuan penelitian
Penelitian ini merupakan salah satu dari bagian penelitian yang bertujuan untuk menentukan tingkat ekspresi Cfsase. Sedangkan tujuan penelitian pada tahap ini adalah untuk melakukan pemurnian dan uji aktifitas

PENGGUNAAN BAHAN PENGAWET KAYU DI INDONESIA

Digunakan bahan pengawet karena kayu mudah diserah organisme perusak kayu (OPK). Pada zaman dulu digunakan minyak zaitun atau oil atau minyak tanah atau direndam didalam air laut, air sungai , air kolam atau dikubur di tanah tetapi hasilnya kurang memuaskan sehingga digunakan bahan kimia beracun sebagai pengawet (pestisida)

Pengelompokan bahan pengawet :

1.       Berupa minyak

Berbentuk cairan, tidak mudah luntur, beracun terhadap OPK, mengotori kayu sehingga tidak dapat dicat

2.       Larut dalam pelarut organik

Berbentuk tepung, harus dilarutkan dalam pelarut organik

3.       Larut air

Berbentuk serbuk, larutan, pasta tidak mengotori kayu, kayu yang sudah diawetkan dapat dicat, bahan pengawet dapat menembus dinding sel kayu

 

 

Bahan pengawet yang dapat digunakan :

 

1.       Bahan pengawet yang tidak terdaftar dan tidak diizinkan oleh menteri pertanian

2.       Izin diberikan apabila pestisida yang bersangkutan dinilai aman, efektif, memenuhi persyaratan teknis dan administrasi serta digunakan dengan petunjuk yang tercantum dilabelnya
 3. Izin berupa surat keputusan dari menteri pertanian. Izin yang diberikan dapat tetap berlaku 5 tahun.

KADAR TESTOSTERON TIKUS PUTIH

Boraks bersifat sedikit larut dalam air dan berubah menjadi natrium hidroksida dan asam borat. boraks merupakan bahan beracun dan berbahaya bagi manusia. Boraks juga dapat menyebabkan atrasia folikel ovarium dan pada dosis tinggi menyebabkan gagal hamil (Dieter, 2004) karena embrio yang sampai ke uterus belum siap melakukan implantasi, sebagai akibat terhambatnya proses segmentasi dan perkembangan awal embrio (Munir et al, 1999).
Pada hewan jantan, boraks juga menyebabkan lesi pada testis ditandai dengan penghambatan spermiosis yang diikuti oleh atropi pada dosis tinggi (Chapin dan Ku, 2004; Ku et al, 2003), menurunkan aktivitas spermatogenesis (Kaspul,2002), dan menurunkan kualitas spermatozoa (Kaspul, 2004).
Penurunan kadar testosteron tikus putih jantan yang diperlakukan dengan preparat boraks terjadi karena borak yang diberikan berikatan dengan sisi ribitil dari riboflavin membentuk kompleks ribovalvin-boraks yang merupakan metabolit tidak aktifAdanya ikatan ini menyebabkan defisiensi riboflavin pada tikus putih sehingga sel kekurangan energi untuk aktivitas sel, termasuk sel- sel Leydig yang menghasilkan testosteron juga kekurangan energi sehingga aktivitas produksi testosteron menjadi terhambat melalui penghambatan serangkaian reaksi pembentukan testosteron

EVALUASI SIFAT KIMIA DAN KESUBURAN TANAH BAGI PENGEMBANGAN TANAMAN PADI

  Lokasi penelitian dilakukan di lapangan untuk pengambilan sampel dan di laboratorium untuk menganalisa. Penelitian di lapangan membutuhkan waktu 1 bulan dengan lokasi pada daerah Kecamatan Muara Badak, Prov. Kalimantan Timur. Pengambilan sampel tanah berasal dari Desa Solok Pella dan Desa Batu Batu. Sedangkan proses analisa dilakukan di laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman selama 1 bulan.

1. Bahan-bahan dan alat penelitian terdiri dari 2 lokasi yaitu :

a.       Pengambilan Sampel di Lapangan

      Untuk pengambilan sampel menggunakan peralatan antara lain :

      Peta-peta tematik Kaltim, kantung plastik, lembar deskripsi profil, tali pembuatan plot, bor tanah, buku warna, meteran, dan pisau penggores.

b.      Analisa di Laboratorium

      Untuk menganalisa sampel menggunakan peralatan antara lain :

      Seluruh alat analisa tanah dengan bahan-bahannya yakni H2O, Ammonium Acetat, TEA, Calgon, H2O2, Ammonium Vanadad dan Ammonium molibdat.

Sabtu, 08 Desember 2012

PEMANFAATAN MINYAK GORENG BEKAS


MINYAK GORENG BEKAS / JELANTAH merupakan limbah yang mengandung senyawa-senyawa,yang bersifat karsinogenik,dan minyak nabati,turunan dari CPO (Crude Palm Oil).
Pemakaian minyak jelantah untuk dikonsumsi secara berulang ulang akan berdampak buruk untuk kesehatan, oleh karena itu kita dianjurkan untuk minyak goreng hanya digunakan 2 sampai 3 kali penggunaan saja. Padahal, jika sisa minyak mungkin sayang jika dibuan. Oleh karena itu, beberapa peneliti mlakukan pengujian tentang pemanfaatan minyak, selain didaur ulang / di jernihkan kembali. Dan juga minyak bisa dimanfaatkan sebagai bahan dasar Metil Ester.
       Metil Ester adalah sejenis minyak dari bahan nabati yang menyerupai solar. Biasa disebut juga Biodiesel atau Fatty Acid Methyl Ester ( FAME )
 
LANGKAH KERJA :
Campurkan methanol dan katalis methanol dan NaOH
Panaskan minyak goreng dalam jumlah yang sudah di tentukan. Perbandingan minyak jelantah dengan reaktan yaitu 1 : 2. dan jumlah katalis  NaOH 5 % dari larutan
Lakukan pereksikan dengan pemanasan selama 60 menit
Diamkan selama 1 malam agar terjadi pengendapan pada metil
Lakukan pemisahan antara endapan methil ester dengan gliserol
 
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REAKSI :
vWaktu reaksi
vPerbandingan pereaksi
vKonsetrasi pereaksi
vKatalisator
vTemperatur
vpengadukan
 
MANFAAT METIL ESTER : Sebagai bahan bakar Diesel pengganti Solar, dengan keuntungan diantarannya, lebih murah, mengurangi polusi, dan menghemat sumber daya alam langka.

Minggu, 02 Desember 2012

PILIH TEH CELUP ATAU TEH TUBRUK ?


Minum teh merupakan kebiasaan yang sering dilakukan ketika di pagi hari atau ketika kita menjamu tamu. Beberapa manfaat teh bagi kesehatan  adalah sebagai anti oksidan karena mengandung polyfenol, memeperbaiki sel sel yang rusak serta bisa menghaluskan kulit. Selain itu teh juga bisa mencegah kanker dan penyakit jantung. Maka tidak heran teh merupakan minuman yang kaya manfaat. Selain bermanfaat ada juga kandungan teh yang kurang baik bagi tubuh, kandungan kafein dalam teh bisa menyebabkan proses penyerapan makanan jadi terhambat oleh karena itu hindari minum teh saat dan sesudah makan.

Tetapi beberapa khasiat diatas akan berubah menjadi dampak buruk bagi kita ketika mengkonsumsi teh celup secara berlebihan.bukan dari teh nya yang bisa menimbulkan dampak buruk tetapi efek dari kemesan yang digunakan untuk memebungkus teh tersebut.pada zaman dahulu digunakan kain sutra untuk membungkus teh hal itu dikarenakan agar memudahkan pengiriman dibandingkan menggunakan kaleng. Tetapi jika sekarang kemasan teh celup diganti dengan menggunakan kertas.

Kertas ini berbahaya bagi kesehatan. Kenapa? Hal ini disebabkan pada umumnya kertas ini berasal dari bubur kertas yang terbuat dari dari kayu yang berwarna coklat. Agar bisa menjadi berwarna putih maka ditambahkan sejenis bahan kimia pemutih yang berasal dari senyawa Chlorine yang sangat pekat. Chlorine ini sangat berbahaya bagi kesehatan kita. Zat ini berfungsi sebagai disenfektan yaitu zat untuk racun serangga. Dalam prosesnya chlorine ini tidak dinetralkan hal ini dikarenakan dari segi biaya yang sangat mahal. Kandungan zat chlorine di kertas kantong teh celup akan larut ketika teh tersebut dicelupkan lebih dari 3 menit. Chlorine, zat yang biasa digunakan dalam industri kertas fungsinya sebagai disenfektan kertas sehinggan kertas bisa tahan lama dan bebas dari bakteri pembusuk. Selain itu kertas dengan menggunakan Chlorine nampak lebih bersih.

Oleh karena itu hindari mencelupkan teh terlalu lama dalam air panas lebih dari 3 – 5 menit karena hal itu akan melarutkan lebih banyak chlorine dalam teh. Banyak orang beranggapan bahwa dengan mencelupkan teh lebih lama maka khasiat atau kandungan yang bermanfaat baik bagi tubuh akan banyak tertinggal tetapi hal itu tidak benar. Banyak penelitian yang menduga bahwa kaitan antara asupan chlorinedalam tubuh manusia dengan kanker, bayi lahir cacat dan mental terbelakang. Solusi berikutnya hindari mengkonsumsi terlalu bayak teh celup tapi mulailah dengan mengganti dengan teh tubruk seperti zaman dulu. Hindari teh celup atau produk lain yang mengandung chlorine.

Beberapa hal yang harus dihindari saat minum teh selain dari hindari minum teh saat dan sesudah makan adalah juga hindari minum teh saat perut kosong karena hal itu bisa memicu asam lambung meningkat. Hindari minum teh dicampur gula hal ini akan menyebabkan zat xat yang terkandung dalam teh berkuran, Tetapi akan lebih baik jika teh dicampur dengan lemon karena lemon baik untuk usus yang bisa menghilangkan kerak usus. Hindari minum teh pada ibi hamil dan menyusui. Dan juga jangan meminum teh yang sudah semalaman karena sudah banyak zat yang basi dan teroksidasi yang bisa berdampak tidak baik bagi kesehatan.

Terkadang sesuatu yang baik dan bermanfaat bagi tubuh bisa berdampak tidak beik bagi tubuh seiring dengan kemajuan teknologi. Diri kita lah yang bisa memilah yang baik dan buruk bagi kesehatan tubuh kita